Jakarta (Humas MIN 14) — Siswa MIN 14 Al-Azhar Asy-Syarif kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-8 Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Forum MGMP Bahasa Arab Se-Indonesia. Kompetisi ini berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede dan diikuti oleh dua perwakilan siswa, yaitu Zahra Zakiyah dari kelas 6A dan Jenahara Taqqiyah Farmudya dari kelas 5A, pada 14 November 2025.
Kedua siswa ini bukan pendatang baru dalam dunia perlombaan Bahasa Arab. Sebelumnya, mereka telah berhasil meraih Juara 1 dan Juara 2 pada OBA ke-8 Tingkat Provinsi yang digelar pada 23 Agustus 2025 di SMAN 78 Jakarta Barat. Hasil tersebut menjadi modal semangat bagi keduanya untuk tampil percaya diri di tingkat nasional.
Perjalanan menuju ajang nasional tentu tidak mudah. Selama berbulan-bulan, Zahra dan Jenahara mengikuti latihan intensif di madrasah, mulai dari pengayaan kosakata, latihan membaca teks, hingga memahami kaidah-kaidah bahasa Arab yang lebih kompleks. Latihan ini didampingi secara langsung oleh pembimbing sekaligus pendamping mereka, Bapak Zulkifli.
Dalam ajang nasional, para peserta harus mampu menyelesaikan serangkaian tes teori dan praktik yang mengukur ketepatan berbahasa, pemahaman teks, serta kemampuan komunikasi dalam Bahasa Arab. Tantangan tersebut dijalani dengan penuh kesungguhan oleh Zahra dan Jenahara.
Momen puncak diumumkan pada Sabtu, 15 November 2025, dalam acara Penutupan Konferensi Nasional VII dan Olimpiade Bahasa Arab Tingkat Nasional. Pada kesempatan tersebut, Jenahara berhasil meraih medali perak dan Zahra meraih medali perunggu. Prestasi ini disambut dengan rasa syukur dan bangga oleh keluarga besar MIN 14.
Zulkifli, selaku pembimbing, menyampaikan rasa haru atas capaian kedua siswanya. “Mereka berlatih dengan tekun sejak awal. Saya melihat sendiri bagaimana usaha dan semangat yang tidak pernah padam. Medali ini adalah buah kerja keras mereka,” ujarnya.
Kepala madrasah, Ru’yat Ismail, turut memberikan apresiasi dan motivasi atas prestasi tersebut. “Kami bangga memiliki siswa-siswa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak baik dan bersemangat belajar. Semoga prestasi ini dapat menginspirasi teman-temannya untuk terus berkarya,” ungkapnya.
Bagi pihak madrasah, raihan prestasi ini bukan hanya soal medali, tetapi juga menjadi bukti bahwa pembinaan Bahasa Arab di MIN 14 berjalan dengan baik. Pendekatan pembelajaran yang komunikatif dan beragam aktivitas literasi turut memperkuat kemampuan siswa.
Kedua orang tua siswa pun merasa sangat bersyukur atas hasil yang diraih anak-anak mereka. Pihak madrasah berharap, keberhasilan ini dapat menjadi pemantik semangat bagi lebih banyak siswa untuk terus mengembangkan kemampuan berbahasa, khususnya Bahasa Arab, sebagai bahasa yang sarat nilai dan ilmu. (dm)
Tinggalkan Komentar